Interview with Budi Dian About His Blogging Experiences (part II)
Welcome back guys, are you still remember about my interview with Budi Dian Sulistyo? Yes, he is blogger from Indonesia and this time we’ll continue our interviews as part II. Just like another interview before, because he has lack of English grammar so we will interviewing him using Bahasa Indonesia.
Mike: Hello Bud, saya ingin lanjutkan perbincangan kita sebelumnya. Apakah Anda ada waktu?
Budi: Oh tentu saja Mike, apa yang ingin Anda ketahui?
Mike: Saya ingin mengetahui platform CMS apa yang paling Anda sukai diantara Blogspot, WordPress dan Joomla seperti yang Anda utarakan dalam interview sebelumnya.
Budi: Anda tahu Mike, saya menyukai semua plaform CMS namun untuk kebutuhan tertentu. Misal, saya menyukai blogspot karena tidak perlu membayar hosting sepeserpun. Bahkan sudah banyak template blogspot yang mirip dengan wordpress dari segi tampilan dan kompleksitasnya. Coba bayangkan jika kita membuat website gratis dari blogspot sebanyak 100 buah, dan satu website saja mampu menghasilkan 1$ perhari maka Anda sudah mengantongi 100$ perhari. Dan dalam sebulan Anda dapat mengantongi setidaknya $3,000. Sekali lagi, GRATIS. Namun tentu saja Anda memerlukan koneksi internet.
Mike: Betul juga hitungan logika Anda Bud.
Budi: Tentu saja Mike, namun kadang orang sering tidak menyadarinya. Kalau Anda sudah mampu membuat satu website, maka Anda bisa membuat seribu website.
Mike: Kembali ke topik sebelumnya, lalu bagaimana dengan CMS WordPress?
Budi: Saya juga menyukai platform wordpress, karena kehandalannya. Maksud saya wordpress yang kita hosting sendiri, bukan subdomain dari wordpress.com. Beberapa kehandalan yang saya temui seperti kemampuan kita mengubah script template wordpress dan script instalasi wordpress. Salah satu script yang pernah saya pasang mampu membuat satu artikel yang saya buat diindex oleh google sebanyak 70 (tujuh puluh) artikel, 20 artikel diindex menjadi 1400 buah artikel dan seterusnya. Dan itu pernah membuat pihak google dan penyedia hosting naik pitam, lalu membuat google Adsense saya dibanned. Namun teknik itu tetap bisa digunakan untuk mendapat dollar selain dari Google Adsense. Tetapi teknik ini tidak saya sarankan karena cepat atau lambat website akan disandbox oleh Google.
Satu hal yang ingin saya ingatkan kepada para blogger yang menggunakan wordpress adalah, TIDAK SEMUA WORDPRESS THEME SEO FRIENDLY. Bahkan sering saya temui premium wordpress theme yang berbayar sekalipun tidak SEO sama sekali dan banyak wordpress theme gratisan malah SEO Friendly. Jadi perlu ketelitian dan pengetahuan tertentu untuk menjadikan theme menjadi SEO, setidaknya sedikit pemahaman tentang struktur WordPress, PHP dan CSS akan sangat membantu merubah theme menjadi SEO.
Mike: Owh, selama ini saya tidak mempedulikan apakah theme yang saya pakai SEO atau tidak. Apakah itu penting?
Budi: Tentu saja, SEO tipe ini sering disebut ONPAGE SEO. Dan SEO menentukan rank atau urutan website Anda di dalam pencarian pada search engine. Semakin tinggi urutan website Anda, yang sering orang dengar “Top 10 on Google”, maka semakin banyak pengunjung website Anda. Namun harus diingat pula bahwa “Content is the king”, konten website adalah hal paling penting di dalam urusan SEO.
Mike: Ternyata saya perlu lebih banyak belajar lagi. Lalu bagaimana dengan Joomla?
Budi: Sebelum saya mengenal wordpress, Joomla adalah CMS yang saya pelajari terlebih dahulu. CMS Joomla akan sangat bagus jika Anda gunakan untuk website seperti website perusahaan atau website komunitas yang mengharuskan pengunjung untuk login. Joomla memiliki tampilan yang sangat bagus. Dengan berbagai jenis module, sejenis plugin di wordpress, yang mampu membuat website tersebut memilik banyak menu dan kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki worpress.
Mike: Terima kasih Bud, jadi semua CMS memiliki manfaat tertentu, tergantung kebutuhan. Saya rasa cukup interview untuk petang ini, terima kasih atas waktunya Bud.
Budi: Baik Mike, semoga Anda mendapatkan ilmu baru dari inteview kali ini.
Well, that is our interview with him this evening. I hope you get some lesson from this interview. If I am going to interview him next time, what topic I should ask?? Any suggestions?













One Comment to “Interview with Budi Dian About His Blogging Experiences (part II)”
Bagus banget infonya pak, dak bikin online tutorial atau online course saja biar kami bisa banyak belajar..