Interview with Budi Dian About His Blogging Experiences (part I)


Do you know who is Budi Dian or Budi Dian Sulistyo? Well, he is one blogger from Indonesia who have had dozens of website, but some of them are got sandbox-ed by Google, not only that his Adsense Accounts are also got banned. Probably he will stop blogging for making money and try another life to become a full time worker.

OK then, this is my interview with him about his blogging experiences. Unfortunately this interview is in Bahasa Indonesia. You can use google translate to translate this.:

Mike: Selamat siang, bagaimana kabar Anda Bud?
Budi: Selamat siang Mike, saya sedikit agak kurang sehat hari ini. Bagaimana dengan kamu sendiri?

Mike: Saya dalam keadaan semangat, menginterview Anda.  :sun Perjalanan Anda dalam dunia website dimulai sejak kapan?
Budi: Awal saya menggeluti website sejak saya masuk kuliah di Bandung sekitar akhir tahun 2001. Pada saat itu saya masih hanya mengenal HTML. Saya menggunakan aplikasi Microsoft Front Page pada awalnya. Saya tidak memiliki komputer pada saat itu, jadi hanya menggunakan komputer di Warung Internet dan meminjam komputer salah seorang teman kampus.

Pada saat itu, saya menggunakan fasilitas dari yahoo. Yang biasanya alamat url menjadi http://geocities.com/url_kita. Pada saat itu, mengetahui hal semacam itu sudah membuat saya cukup puas, walau TIDAK SANGAT PUAS.

Mike: Saya dengar Anda mempelajari Dreamweaver juga.
Budi: Iya betul, setelah saya memiliki komputer sendiri saya mempelajari Dreamweaver dan juga Photoshop untuk mengedit tampilan gambar di dalam website saya. Namun tetap saja saya harus mengedit halam satu persatu, mengupload file satu persatu, sedemikian banyaknya file. Saya menjadi tertawa sendiri jika membayangkan masa-masa itu.

Mike: Anda belum mengenal blogger.com pada saat itu?
Budi: Saya pernah mengenal seorang blogger pada saat itu, entah namanya siapa. Saya memberitahukan website saya di Geocities, kemudian dia meminta link back dan menanyakan mengapa saya tidak beralih ke blogger saja? Pada saat itu saya mengatakan bahwa lebih bagus membuat website sendiri dengan HTML karena tampilannya lebih bagus.

Hingga pada tahun 2007 saya mencoba membuat blogspot. Sangat telat menurut saya. Kemudian tahun 2008 saya membeli domain budidian.com, mencoba Joomla dan WordPress.

Kalau diambil kesimpulan, maka pada tahun 2001 hingga 2007 saya masih merangkak, tahun 2007 sampai tahun 2009 saya belajar berjalan, dan mulai tahun 2009 hingga sekarang saya baru bisa berlari walau akhirnya terjatuh juga karena terlalu cepat berlari.

 

   

If You Like This Post, Share it With Your Friends & Peers

Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
rss feed bookmar
 

 

2 Comments to “Interview with Budi Dian About His Blogging Experiences (part I)”

  1. [...] Anda sukai diantara Blogspot, WordPress dan Joomla seperti yang Anda utarakan dalam interview sebelumnya. Budi: Anda tahu Mike, saya menyukai semua plaform CMS namun untuk kebutuhan tertentu. Misal, saya [...]

  2. Ajanta says:

    For the relatively new deals on Clothings in India. Visit India Based Online store http://www.SabseBest.com for best deals of Consumer Electronics And Lifestyle Accessories and get guranteed complementary gift for this valentine’s day.